Aku membenci..sangat benci
Aku marah.. sangat marah
Aku menyesal mengenalmu
dan, kau tahu.. aku menyesal mencintaimu..
Andai aku bisa mengucapkan kata kata itu dengan lantang ditelingamu, memakimu dengan puas dan menamparmu dengan seluruh emosiku.
Iya, akan aku lakukan.. Andai saja aku bisa.. :(
Harusnya aku bisa melakukan itu karena kau sudah memulainya padaku,
aku hanya perlu mencontek nya dan mempraktekkan padamu kan ??
Iya, akan aku lakukan.. Andai saja aku bisa.. :(
Menyakitkan melihatmu melakukan semua itu dengan 'mudah'. Apa memang harus sejauh itu, kenapa kamu harus mengambil peran antagonis dalam hubungan kita ? kamu menyakitiku dengan semua ini. Beri aku kesempatan untuk berganti peran denganmu..
Iya, akan aku lakukan.. Andai saja aku bisa.. :(
Tapi.. aku tidak pernah bisa !!
lebih tepatnya, aku tidak mau melakukan itu !!
karena Tuhanku mengajarkan untuk 'selalu bersyukur'.
Dia memaksaku untuk tetap mengasihimu dan mengingat hal hal baik tentangmu.
Aku melakukannya Tuhan,
tidak membencinya dalam hatiku.
Aku hanya sedang belajar melupakan 'hal buruk itu'
berusaha utuk menghapusmu dari hidupku
Iya, akan aku lakukan.. Andai saja aku bisa.. :(
Kamu juga harusnya bersyukur, karena aku punya Tuhan..
sehingga kamu tidak perlu merasakan hal buruk dalam hidupmu
Aku akan menikmati 'hal buruk' pemberianmu ini sebagai alunan hidup
terimakasih telah melatih kesabaranku dan menguji seberapa besar aku mengasihimu.
Aku ingin membencimu, tetapi Tuhan mengingatkanku untuk tetap mengasihimu !!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar